RELASI AGAMA DAN BUDAYA LOKAL DALAM DINAMIKA SOSIAL MASYARAKAT SUMATERA
Keywords:
Agama; Budaya Lokal; Dinamika Sosial; Masyarakat Sumatra; Integrasi Sosial (;).Abstract
Masyarakat Sumatra memiliki keragaman budaya lokal yang berkembang sejalan dengan pengenalan dan penyebaran nilai-nilai agama dalam kehidupan sosial. Interaksi antara agama dan budaya lokal telah membentuk dinamika sosial yang unik, baik dalam bentuk harmonisasi maupun potensi konflik nilai. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara agama dan budaya lokal serta pengaruhnya terhadap dinamika sosial masyarakat Sumatra. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik studi literatur dan analisis deskriptif terhadap berbagai sumber ilmiah relevan, termasuk jurnal, buku, dan dokumen pendukung lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hubungan antara agama dan budaya lokal dalam masyarakat Sumatra umumnya bersifat adaptif melalui proses akulturasi, di mana nilai-nilai agama memperkuat legitimasi adat istiadat, sementara budaya lokal berperan sebagai medium untuk internalisasi ajaran agama dalam kehidupan sehari-hari. Hubungan ini berkontribusi dalam menjaga integrasi sosial, memperkuat solidaritas komunitas, dan menciptakan stabilitas sosial di tengah arus perubahan dan modernisasi. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa agama dan budaya lokal memainkan peran strategis dalam membentuk tatanan sosial yang dinamis dan berkelanjutan di masyarakat Sumatra.
Downloads
References
Afandi, A. J. (2023). Islam and Local Culture : The Acculturation Formed by Walisongo in Indonesia Akhmad Jazuli Afandi Abstrak Introduction Since prehistoric times , the inhabitants of the Indonesian archipelago have been known as reliable sailors who can sail the high seas . 4(1), 103–124.
Andrianti, E. S. (2025). Pengaruh kebudayaan lokal terhadap pemahaman ajaran Islam di Indonesia. 3, 453–463.
Kuala, U. S., Kuala, U. S., Mada, U. G., Kuala, U. S., Kuala, U. S., Kuala, U. S., Kuala, U. S., & Author, C. (2025). Religion and local culture : Pillars of social harmony in post-conflict Aceh. 22, 253–266.
Lestari, S. (2025). Sinkretisme Budaya Islam dan Budaya Lokal Nusantara Dalam Memperkokoh Hubungan Masyarakat. 10(01).
Nasution, N. L., Daulay, M., Piliang, A., & Fauziah, D. (2024). Hubungan Agama dan Budaya Lokal dalam Fenomenologi Agama. 8, 6694–6700.
Pahlevi, A. T., Rosyad, R., & Kuswana, D. (2023). Kerukunan Umat Beragama dalam Tradisi Sedekah Kampung di Palembang , Sumatera Selatan. 3(2), 235–250.
Said, N., & Saidy, E. N. (2024). Revitalisasi Budaya Lokal dalam Bingkai Moderasi Beragama. 2, 43–54. https://doi.org/10.24252/rkjpm.v2i2.51140
Sanjani, M. A. F., Zain, B., & Mustofa, M. L. (2024). Islam and Local Wisdom : Integration of Local Values in Islamic Thought. 02(02), 94–110.
Supriadin, I., & Pababari, M. (2024). Dialektika dan Proses Inkulturasi Agama dan Budaya Lokal di Indonesia. 16(2), 226–235. https://doi.org/10.47435/al-qalam.v16i1.3330
Tambunan, R. (2023). Kepercayaan Parmalim dalam Relasi Agama dan Budaya. 3(12), 437–442.
Yanti, F., Witro, D., Putra, D. I. A., Ilahi, R. P., Intania, N., & Alghani, R. (2024). Acculturation Of Religion And Culture Within Muslim Sundanese. 13(1), 115–133.
Zainuddin, Z., Mutholib, A., Ramdhani, R., & Octafiona, E. (2024). Dinamika Sosial Masyarakat Muslim : Studi Kasus tentang Interaksi antara Agama dan Budaya Lokal di Indonesia Social Dynamics in Muslim Societies : Case Studies on the Interaction between Religion and Local Culture in Indonesia. 7(5), 1777–1787. https://doi.org/10.56338/jks.v7i5.5358

