Kontinuitas Dan Transformasi Arsitektur Perspektif Arkeologi Pada Masjid & Menara

Authors

  • Fadilla Ayuningtrias Sejarah Peradaban Islam, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Author
  • Oktatia Ramadhani Afhar Sejarah Peradaban Islam, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Author
  • Sahlan Almuqharam Sipahutar Sejarah Peradaban Islam, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Author
  • Shafwan Shauri Nasution Sejarah Peradaban Islam, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Author

Keywords:

Islamic Architecture, Mosques, Minarets, Archaeology,

Abstract

Kajian mengenai keberlanjutan dan perubahan bentuk arsitektur Islam pada masjid dan menara bertujuan untuk memahami perubahan sejarah, budaya, dan nilai agama yang membentuk identitas peradaban Islam sepanjang waktu. Masjid yang menjadi tempat ibadah dan menara sebagai tanda komunikasi spiritual tidak hanya digunakan untuk ritual, tetapi juga berfungsi sebagai bukti arkeologis yang menyimpan jejak interaksi sosial, politik, dan teknologi. Penelitian ini ingin mengetahui bagaimana unsur-unsur arsitektur Islam tetap mempertahankan nilai sakral sekaligus mengalami penyesuaian dengan kondisi ruang dan waktu. Penelitian menggunakan pendekatan arkeologis untuk menganalisis bukti fisik berupa bangunan, hiasan, dan pengaturan ruang, sehingga dapat terlihat cara adaptasi dan inovasi yang terjadi. Hasil kajian menunjukkan bahwa keberlanjutan arsitektur Islam terlihat dalam elemen-elemen dasar seperti arah kiblat, penggunaan mihrab, serta simbol geometris dan kaligrafi yang tetap ada sejak zaman awal hingga masa kini. Sementara itu, perubahan terlihat dari variasi bentuk menara, pemanfaatan teknik konstruksi baru, pengaruh gaya lokal yang membuat ekspresi arsitektur Islam lebih kaya di berbagai wilayah. Masjid dan menara bukan hanya tempat ibadah, tetapi juga sebagai alat untuk menunjukkan kekuasaan, pusat pendidikan, dan simbol identitas komunitas. Analisis arkeologis menunjukkan bahwa perubahan arsitektural timbul dari pertentangan dan penggabungan antara tradisi dengan perkembangan modern, antara agama yang universal dengan budaya lokal yang berbeda. Dengan demikian, penelitian ini menegaskan bahwa arsitektur Islam pada masjid dan menara adalah fenomena yang terus mengalami perubahan namun tetap mempertahankan nilai-nilai dasarnya. Kajian arkeologis membuka pandangan baru dalam memahami peran arsitektur sebagai jembatan antara masa lalu dan masa kini sebagai cerminan keberlanjutan peradaban Islam di tengah tantangan zaman.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Arief, U. M. Alfiansyah, H. Islam, U. & Walisongo, N. (2025). Jejak sejarah dalam struktur : Studi perkembangan bentuk bangunan masjid layur di kota Semarang.

Bentuk, K. Masjid B & Di Tua . (2000). Pendahuluan.

Fikriarini, A. (n.d.). Arsitektur Islam : Seni ruang dalam Peradaban Islam. 12(3), 194–206.

Hildayanti, A. (2023). Studi transfigurasi Masjid melalui periodisasi pembangunan masjid di Indonesia influence of Mosque Transfiguration based on the development period in Indonesia. 12(2).

Lokus, D., Islam, P., Pemberdayaan, K. & Umat, S. E. (2023). Vol. 17 Issue 2 2023. 17(2), 109121.

Muchlis, A. F. (n.d.). Masjid : 11(1), 1–34.

Redyantanu, B. P. & Dharmatanna, S. W. (2025). Tradisi ke Integrasi : Refleksi desain arsitektur masjid kontemporer Sebagai model keberlanjutan multi dimensi. 749–768.

Teknik, F. & Negeri, U. (n.d.). copyright 29. 29–38.

Downloads

Published

2026-01-24

Issue

Section

Articles

How to Cite

Kontinuitas Dan Transformasi Arsitektur Perspektif Arkeologi Pada Masjid & Menara. (2026). Jurnal Studi Agama Dan Sosiologi Agama , 1(2), 38-50. https://ejournalarsypersada.com/index.php/sosioagama/article/view/245