Peran Agama dalam Membentuk Solidaritas Sosial di Era Digital
Keywords:
Solidaritas Sosial, Era Digital, Integrasi Sosial, Komunitas Virtual, Moderasi BeragamaAbstract
Perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan signifikan dalam pola interaksi sosial masyarakat. Transformasi ini tidak hanya memengaruhi aspek ekonomi dan budaya, tetapi juga praktik keberagamaan dan bentuk solidaritas sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara komprehensif bagaimana agama berperan dalam membentuk, mempertahankan, dan merekonstruksi solidaritas sosial di era digital yang ditandai dengan konektivitas tanpa batas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur yang mengkaji teori-teori klasik dan kontemporer dalam sosiologi agama serta berbagai fenomena keberagamaan digital. Hasil kajian menunjukkan bahwa agama tetap menjadi sumber nilai moral, identitas kolektif, serta mekanisme integrasi sosial meskipun ruang interaksi telah bergeser ke ranah virtual. Media digital bahkan memperluas jangkauan dakwah, mempercepat mobilisasi sosial, serta mendorong terbentuknya komunitas keagamaan lintas geografis dan budaya. Namun demikian, era digital juga menghadirkan tantangan berupa polarisasi ideologis, radikalisasi daring, komodifikasi agama, serta fragmentasi sosial berbasis interpretasi keagamaan. Oleh karena itu, diperlukan penguatan literasi digital, moderasi beragama, serta revitalisasi peran institusi keagamaan agar agama dapat terus berfungsi sebagai perekat sosial dalam masyarakat modern
Downloads
References
Berger, P. L. (1967). The Sacred Canopy: Elements of a Sociological Theory of Religion. Anchor Books.
Durkheim, É. (1912). The Elementary Forms of Religious Life. Free Press.
Putnam, R. D. (2000). Bowling Alone: The Collapse and Revival of American Community. Simon & Schuster.
Campbell, H. (2013). Digital Religion: Understanding Religious Practice in New Media Worlds. Routledge.
Castells, M. (2010). The Rise of the Network Society. Wiley-Blackwell.
Weber, M. (1905). The Protestant Ethic and the Spirit of Capitalism. Routledge.

