Agama Sebagai Modal Sosial Dalam Penguatan Kohesi Masyarakat Sumatera

Authors

  • Puja Amalia Program Studi Ilmu Komputer, Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Author
  • Diah Pratiwi Program Studi Ilmu Komputer, Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Author
  • Faidah Nafisah Pohan Program Studi Ilmu Komputer, Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Author

Keywords:

Agama, Modal Sosial, Kohesi Sosial, Masyarakat Sumatera

Abstract

Agama memainkan peran penting dalam membentuk dinamika sosial masyarakat Indonesia, terutama di wilayah Sumatra yang dikenal dengan keragaman sosial, budaya, dan agama. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji peran agama sebagai modal sosial dalam memperkuat kohesi sosial di Sumatera melalui tinjauan terhadap studi-studi sebelumnya. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan meninjau jurnal ilmiah yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa agama berperan sebagai sumber nilai, norma, dan keyakinan sosial yang mendorong solidaritas, kerja sama, dan integrasi sosial. Praktik keagamaan bersama, peran pemimpin agama, dan hubungan antara agama dan budaya lokal telah terbukti memperkuat kohesi sosial di komunitas Sumatera, baik di komunitas yang relatif homogen maupun multikultural.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Chassidy, J., & Narayan, D. (2000). Social capital: Implications for development theory, research, and policy. The World Bank Research Observer, 15(2), 225–249.

Daulay, A. F., Basyr, M., Citra, Y., Lestari, I., & Habibah, H. R. (2024). Implementasi Pengaruh Moderasi Beragama pada Masyarakat Karo, Desa Simacem, Kabupaten Karo, Sumatera Utara Kawasan Relokasi Siosar Puncak 2000. Tarbiatuna: Journal of Islamic Education Studies, 4(1), 225-236.

Dumasari, D. (2021). Pemberdayaan Partisipatif Petani Tunakisma melalui Pengutan Kohesi Sosial. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Ernas, S., Nugoro, H., & Qodir, Z. (2014). Agama dan Budaya dalam Integrasi Sosial (Belajar dari Masyarakat Fakfak di Propinsi Papua Barat). Harmoni, 13(1), 22-35.

Hendriani, D., & Purbajati, H. I. (2025). Modal Sosial sebagai Instrumen Internalisasi Nilai Toleransi di Madrasah. Indonesian Research Journal on Education, 5(2), 835-839.

Judijanto, L., Siminto., & Rahman. (2024). The Influence of Religious Beliefs and Religious Practices on Social Cohesion in Modern Society in Indonesia. The Eastasouth Journal of Social Science and Humanities, 1(3), 139-150.

Kasim, M. F, Nurdin, A.(2016). “Resolusi Konflik Berbasis Kearifan Lokal di Aceh: Studi tentang Eksistensi dan Peran Lembaga Adat dalam Membangun Perdamaian diKota Lhokseumawe.”Jurnal Ilmu Ushuluddin, 3 (1): 101-118.

Kasim, M. F. Nurdin, A. (2020). “Study of SociologicalLaw on Conflict Resolution Through Adat in Aceh Community According to Islamic Law.” Samarah: Jurnal Hukum Keluarga dan Hukum Islam, 4 (2): 375-397.

Kusmin, A. F. (2023). Studi literatur: Peran modal sosial dalam pemberdayaan masyarakat. Jurnal Arajang, 6(1), 49-58.

Liliweri, A. (2014). Pengatar Studi Kebudayaan. Bandung: Nusa Media.

Maselko, J., Hughes, C., & Cheney, R. (2014). Religious social capital: Its measurement and utility in the study of the social determinants of health. National Library of Medicine, 73(5):759-767.

Mustafa, M. (2021). Peranan agama dan nilai-nilai sosial dalam kehidupan masyarakat. Al-Nashihah: Jurnal Dakwah dan Sosial Keagamaan, 3(1), 1–12.

Nirzalin, Febriandi, Y. (2020). “Teungku Dayah Agency and Religious Social Capital on Drug Eradication In Aceh, Indonesia.” Jurnal Ilmu Sosial Ilmu Politik, 23 (3): 210-222.

Permata, I. M., Nanda, B. J., & Dermawan, R. (2021). The importance of social capital for faith-based organizations in the new normal adaptation of West Sumatera. Islam Realitas: Journal of Islamic and Social Studies, 7(1), 1–14.

Rahman, F. (2022). Perwujudan nilai religius dan nilai sosial dalam kegiatan IRMAM di Kabupaten Pasaman. Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial, 4(1), 55–67.

Sari, R. T., Madani, C., Afradini, A. R., Uyun, Q., & Chanigia, G. A. (2025). Otoritas dan Feodalisme dalam Tradisi Pesantren Indonesia: Sebuah Kajian Interdisipliner tentang Kekuasaan, Pengetahuan, dan Modal Keagamaan. Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora, 3(4), 207-218.

Downloads

Published

2026-01-14

Issue

Section

Articles

How to Cite

Agama Sebagai Modal Sosial Dalam Penguatan Kohesi Masyarakat Sumatera. (2026). Jurnal Studi Agama Dan Sosiologi Agama , 1(2), 144-154. https://ejournalarsypersada.com/index.php/sosioagama/article/view/209

Similar Articles

1-10 of 23

You may also start an advanced similarity search for this article.